Baru. Powered by Blogger.

Contoh Karangan Narasi, Karangan Deskripsi, Karangan Argumentasi, Karangan Persuasif, dan Karangan Eksposisi


Berikut Contoh-contoh Karangan Narasi, Karangan Deskripsi, Karangan Argumentasi, Karangan Persuasif, dan Karangan Persuasi


CONTOH KARANGAN NARASI SISWA: 
Sebuah Pengalaman yang Mengesankan

Ketika  bangun  pada hari  Senin  pagi, aku  sangat terkejut  karena   melihatjam di kamar telah  menunjukkan  pukul  06.30 WIB. Aku  langsung  bangun  dan  menuju  ke kamar  mandi. Sampai  di  kamar  mandi  tiba-tiba aku  terpeleset dan hampir saja mencederaiku.
Setelah mandi, aku berpakaian sekolah, sarapan pagi lalu berangkat sekolah dengan menggunakan sepeda motor. Sesampainya di sekolah kulihat tasku untuk mengambil topi. Betapa terkejutnya aku, ternyata topiku tidak ada di dalam tas. Karena hari itu hari senin (ada upacara bendera) aku pulang ke rumah untuk mengambil topi. Selesai mengambil topi aku kembali lagi ke sekolah dengan menaiki sepeda motor. Tiba-tiba di jalan motorku mogok, setelah diperiksa ternyata bensinnya habis. Terpaksa kudorong motor untuk mencari tempat penjualan bensin eceran. Untunglah tempat penjualan bensin itu tidak jauh. Aku membeli satu liter bensin dan langsung tancap gas menuju ke sekolah.
Setibanya di sekolah ternyata murid-murid sudah berkumpul di lapangan. Upacara hampir saja dimulai. Aku pun tergesa-gesa berlari menuju ke lapangan upacara. Ketika upacara dimulai kepala sekolah langsung memberi pengarahan tentang tata tertib sekolah. Tiba-tiba datanglah seorang guru untuk memeriksa kerapian murid-muridnya, dan sialnya rambutku dinilai panjang oleh guru. Dengan leluasa serta tak kuasa kumenolak gunting yang ada digengaman guru mencabik-cabik rambutku.
Dengan rambutku yang tak karuan, aku langsung masuk ke kelas untuk mengikuti pelajaran. Rupaya pelajaran tersebut mempunyai pekerjaan rumah (PR) dan aku lupa mengerjakan tugas tersebut lalu dihukum oleh guru untuk membuat tugas itu sebanyak tiga kali.
Aku langsung mengerjakan tugas itu. Sebelum aku mengerjakannya jam pelajaran pun habis lalu aku disuruh menulis beberapa kali lipat lagi oleh guru. Ketika sedang mengerjakan tugas itu, teman-teman ribut di kelas karena jam pelajarannya kosong. Dengan senangnya teman-teman pun bermain di kelas sehingga aku pun merasa terganggu. Aku menegurnya supaya tidak ribut lagi, ternyata mereka tidak senang dan tidak terima atas teguranku. Temanku tadi langsung merobek tugas yang sedang kubuat. Aku merasa kesal dan tanpa basa-basi lagi aku langsung menghajarnya sehingga terjadilah perkelahian. Kemudian kami dipanggil wali kelas ke kantor untuk menyelesaikan masalah tersebut. Aku ceritakan masalah tersebut dan kami pun disuruh untuk bermaaf-maafan. Setelah itu kami disuruh untuk melupakan masalah tersebut, akhirnya lonceng pun berbunyi menandakan pulang sekolah. Kami pun langsung pulang ke rumah. Setibanya di rumah aku merasa senang karena permasalahan tersebut telah selesai. Aku bercerita tentang kejadian-kejadian yang aku alami di sekolah tadi dengan orang tuaku. Orang tuaku pun menasehati agar selalu mengerjakan tugas tersebut dan mentaati peraturan tata tertib yang ada di sekolah.

CONTOH KARANGAN NARASI SISWA
sesuatu pengalaman yang mengesankan
           bangun pada hari senin pagi, saya amat terperanjat dikarenakan lihat jam di kamar sudah tunjukkan jam 06. 30 wib. saya segera bangun serta menuju ke kamar mandi. hingga di kamar mandi tiba-tiba saya terpeleset serta nyaris saja mencederaiku.
sesudah mandi, saya kenakan pakaian sekolah, sarapan pagi lantas berangkat sekolah gunakan sepeda motor. sesampainya di sekolah kulihat tasku untuk mengambil topi. begitu terkejutnya saya, nyatanya topiku tak ada didalam tas. dikarenakan hari itu hari senin ( ada upacara bendera ) saya pulang ke tempat tinggal untuk mengambil topi. selesai mengambil topi saya kembali lagi ke sekolah dengan menaiki sepeda motor. tiba-tiba di jalur motorku mogok, sesudah di check nyatanya bensinnya habis. terpaksa kudorong motor untuk melacak area penjualan bensin eceran. untunglah area penjualan bensin itu tidak jauh. saya beli satu liter bensin serta segera tancap gas menuju ke sekolah.
            setibanya di sekolah nyatanya murid-murid telah berkumpul di lapangan. upacara nyaris saja diawali. saya lalu terburu-buru lari menuju ke lapangan upacara. saat upacara diawali kepala sekolah segera berikan pengarahan perihal tata teratur sekolah. tiba-tiba datanglah seorang guru untuk memeriksa kerapian murid-muridnya, serta sialnya rambutku dinilai panjang oleh guru. dengan leluasa dan tidak kuasa kumenolak gunting yang ada digengaman guru mencabik-cabik rambutku.
dengan rambutku yang tidak karuan, saya segera masuk ke kelas untuk ikuti pelajaran. rupaya pelajaran tersebut memiliki pekerjaan tempat tinggal ( pr ) serta saya lupa kerjakan tugas tersebut lantas dihukum oleh guru untuk bikin tugas itu sejumlah tiga kali.

          saya segera kerjakan tugas itu. sebelum saat saya mengerjakannya jam pelajaran lalu habis lantas saya disuruh menulis berapa kali lipat lagi oleh guru. saat tengah kerjakan tugas itu, teman-teman ribut di kelas dikarenakan jam pelajarannya kosong. dengan senangnya teman-teman lalu bermain di kelas hingga saya lalu jadi terganggu. saya menegurnya agar tidak ribut lagi, nyatanya mereka tidak suka serta tidak terima atas teguranku. temanku tadi segera merobek tugas yang tengah kubuat. saya jadi kesal serta tanpa basa-basi lagi saya segera menghajarnya hingga berlangsunglah perkelahian. lantas kami dipanggil wali kelas ke kantor untuk merampungkan problem tersebut. saya ceritakan problem tersebut serta kami lalu disuruh untuk bermaaf-maafan. sesudah itu kami disuruh untuk melupakan problem tersebut, selanjutnya lonceng lalu berbunyi mengisyaratkan pulang sekolah. kami lalu segera pulang ke tempat tinggal. setibanya di tempat tinggal saya jadi suka dikarenakan persoalan tersebut sudah selesai. saya bercerita perihal kejadian-kejadian yang saya alami di sekolah tadi dengan orang tuaku. orang tuaku lalu menasehati supaya senantiasa kerjakan tugas tersebut serta mentaati ketentuan tata teratur yang ada di sekolah.
Contoh Karangan Deskripsi
RUANG KELAS WINA

         Wina membuka pintu kelasnya perlahan-lahan. Dilihatnya sebuah jendela yang terbuka. Di bawah jendela, tampak sebuah meja guru yang memakai tapalak putih. Di atas taplak putih itu ada sebuah vas bunga dari kayu. Vas bunga tersebut bergambar beberapa kuntum bunga matahari seperti bunga yang ada didalamnya. Disebelahnya tergeletak sebuah agenda kelas yang terbuka dan kalender duduk.
Wina lalu memasuki ruang kelasnya dengan langkah yang lambat. Dia memalingkan pandangan ke arah kanan. Tampak satu buah white board yang bersih tanpa coretan. Di sebelah kiri white board tersebut, terpasang sebuah tempat spidol berwarna biru muda, serasi dengan dinding yang bercatut biru tua. Dan disebelah kanan white board terpasang satu papan madding yang penuh tulisan-tulisan karya siswa.
Wina memutar pandanganya ke belakang kelas. Ada sebuah pribahasa berbahasa inggris yang berwarna kuning bertuliskan ‘practice make perpect’ dibawahnya terpasang sebuah system periodik unsur-unsur di kiri kananya juga terpasng sebuah denah duduk dan daftar kelompok belajar.
Selain itu, ditatapnya dinding kiri kelas. Di sana terpasang struktur organigram dan sebuah daftar regu kerja dari karton berwarna kuning. Struktur organigram dan daftar regu kerja tersebut ditutupi oleh plastic bening.
Wina berpaling kedinding kanan. Disana tergantung daftar pelajaran berwarna kuning. Daftar pelajaran itu disusun tak berurutan, hurf-hurufnya pun dari guntingan majalah. Meski tampak tidak rapi,namun cukup bagus dan menarik.
Wina menyusuri deretan bangku kosong didepanya. Tak usah dihitung lagi karena pasti ada 40 meja dan 80 kursi. Dan tanpa kata wina berjalan kebangkunya sendiri,dan duduk manis disana.

Contoh Karangan Deskripsi
“Membantu Anak Jalanan Untuk terus Bersekolah”

Irfan sempat setahun meninggalkan bangku sekolah, setamat SMP anak ketiga dari empat bersaudara ini terpaksa harus turun ke jalan, menjajakan koran di lampu-lampu merak kota Madiunr. Ketidakmampuan orang tua membuyarkan harapannya untuk melanjutkan pendidikan ke SMA, jenjang yang lebih tinggi dari jasah yang dipunyainya.
Di tengah kehilangan pengharapan, dia memperoleh informasi ada sekolah yang bisa memberi kesempatan untuk terus belajar. Sekolah itu dalah SMA Tunas Harapan Madiun. Tak banyak persyaratan, tidak mesti mengeluarkan biaya yang cukup besar, sebagaimana lazimnya lembaga pendidikan formal lain. Ke sanalah Irfan melangkah ditemani orang tuanya.
Irfan bukan satu-satunya siswa dari keluarga kurang mampu yang belajar di sekolah itu. Ada Supri yang sehari-hari berjualan kue, ada juga Haris yang sehari-hari menjual gula-gula. Sebagaimana halnya Irfan, Supri tidak bisa melanjutkan pendidikan setamat SMP. Sebagai anak yatim yang sudah kehilangan ayah, megelurakan uang untuk membiayai pendidikan menjadi suatu hal tak mudah dijangkau. Irfan 17 tahun kini kelas 1, sedangkan Supri 19 tahun dan Haris 20 tahun duduk dikelas 2.
Kepala SMA Tunas Harapan Madiun, Bambang Sudibyo Samad, M.Pd.I menuturkan sedikitnya ada 10 orang anak jalanan yang ditampung di sekolah ini. Tak hanya putus sekolah karena ketidakmampuan orang tua tapi hampir semuanya juga sudah menjadi pekerja, mencari uang untuk membantu orang tua.
Kebijakan seperti apa yang diberikan kepada mereka? Bambang menuturkan tidak ada persyaratan administratif yang ketat, misalnya harus ada surat pindah atau keterangan lain dari sekolah sebelumnya. Kalau sudah menunjukkan ijasah SMP yang dimilikinya kita bisa terima. Yang penting mereka bisa bersekolah” tuturnya. Hanya saja menurut Bambang meski sudah kembali bersekolah tapi semuanya masih melakukan aktivitas kesehariannya, mencari uang di luar waktu mereka sekolah.
Soal biaya, Bambang mengatakan, kita tidak memberikan beban biaya pendaftaran. Kebijakan lain SPP hanya dikenai separo yang besarnya Rp. 13.000 per bulan. Itupun tidak semua mampu membayar meski telah diberi keringanan. Menghadapi kenyataan semacam ini pihak sekolah tidak bisa berbuat banyak, Yayasan tidak masalah” tuturnya.
Bahkan, menurut Bambang ada tiga guru yang membantu pembiayaan lima anak. Ada pula yang tetap bersekolah, tapi tidak membayar. Seragam sekolah pun ada yang dibelikan guru, ada pula pemberian dari teman sesama siswa, terutama yang sudah tamat. Bagi Bambang dan para pendidik di sekolah inimenarik anak usia sekolah untuk bisa masuk ke lembaga pendidikan formal merupakan suatu kepuasan yang tidak bisa dinilai dengan lembar-lembar rupiah.
SMA Tunas Harapan memang bukan sekolah favorit di kota itu. Terletak di kelurahan Sambirejo, kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun. Lokasi sekolah ini tidak berada di jalan utama. Bangunan sekolah berlantai dua seluas 380 meter persegi dibangun di atas lahan seluas 410 meter persegi.
Kondisi ini menunjukkan ada halaman yang lapang untuk bisa digunakan siswa bermain. Bahkan beberapa bagian atap bangunan sekolah ini juga sudah bocor. Meski dalam kondisi sederhana, tapi Bambang masih bisa bersyukur “tidak ada anak-anak yang berkeliaran pada jam-jam pelajaran berlangsung”
Dibangun pada 1998 kini SMA Tunas Harapan membina 300 siswa yang terdiri atas 6 ruang kelas. Para siswa dididik oleh 18 guru, dua diantaranya guru negeri yang diperbantukan. Dibanding tahun-yahun sebelumnya, sekolah ini pernah mendidik siswa dalam jumlah yang cukup. Meski mengalami gelombang surut dalam jumlah siswa, tapi dia masih menyimpan optimisme ditengah kesederhanaanya. “ Saya optimis sekolah ini kedepan bisa berkembang: katanya. “ Apalagi ada kebersamaan diantara sesama guru” Bambang mungkin sama optimismenya dengan Irfan, Supri atau Haris dalam memandang kehidupan yang lebih baik.
Membaca kutipan jenis karangan deskripsi di atas yang disusun kedalam delapan paragraf, kita mendapat informasi tentang optimisme salah satu lembaga pendidikan sederhana di Madiun, dan beberapa siswanya dari keluarga tidak mampu yang mendapat bantuan dana untuk terus bersekolah. Wacana tersebut beruapaya mendeskripsikan dari peristiwa yang satu ke peristiwa lainnya berdasarkan ruang dan waktu. Kita sebagai pembaca akan ikut melihat, mendengar, serta merasakan kesulitan yang dialami Irfan, Supri dan Haris ketika sekolah. Selain itu dijelaskan pula kegiatan yang dilakukan sehari-hari sehabis sekolah, ada yang menjajakan koran, menjual kue ataupun membantu orang tuanya. Kondisi sekolah, tempat dan pendiriannya juga dideskripsikan satu persatu secara urut dan lugas sehingga pembaca mengetahu kondisi SMA Tunas Harapan Madiun sebenarnya.
Berdasarkan Contoh di atas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan penulis yaitu (a) penulis perlu melukiskan bagian-bagian yang penting secara urut, (b) hendaknya menggunakan bahasa yang sederhana agar pokok pikiran penulis mudah dipahami, (c) hendaknya menggambarkan secara detail, (d) hendaknya memeotivasi pembaca untuk terus menerus memahami secara lengkap pokok pikiran.

Contoh Karangan Argumentasi 
Judul: Maraknya Facebook di Indonesia

    Facebook, tak asing lagi rasanya mendengar kata itu. Tentu saja, bagaimana tidak? Sudah lama sekali Facebook masuk dalam kehidupan di bumi ini. Facebook secara cepat dapat menggantikan posisi Friendster. Hampir sebagian besar pengguna Friendster (Fs) saat ini berganti dan beralih ke Facebook (FB). Ada apa gerangan dengan semua ini?

        Facebook merupakan sebuah website yang berbasis jaringan sosial. Menurut pengamatan, ternyata FB memberikan fasilitas yang cukup banyak bagi penggunanya. Di samping fasilitas yang didapat, pengguna diberi kemudahan dalam mengakses, dan kemudahan chating secara online dengan teman.

         Di Indonesia, sekarang ini sedang heboh – hebohnya mengenai Facebook. Tak hanya kalangan remaja saja, anak SD bahkan orang tua pun tak sedikit yang gila facebook. Begitu cepatnya Facebook menarik perhatian masyarakat. Bahkan, sekarang ini, tak punya Facebook bisa dibilang tidak gaul.

       Menurut saya, Facebook memiliki dampak positif dan negatif dalam kehidupan. Positifnya, facebook merupakan salah satu sarana untuk mengetahui dan mempelajari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membuat kita tidak “gaptek” isttilahnya.

      Namun dilihat dari sisi negatifnya, bagi saya facebook lebih banyak merugikan. Bagaimana tidak? Sebagai seorang pelajar, yang tentunya mempunyai kewajiban untuk belajar, Facebook sangat mengganggu terhadap pelajaran saya, baik waktu maupun konsentrasi untuk belajar. Hampir setiap hari orang-orang buka facebook, hanya sekedar update status ataupun chatingan, dan banyak lagi. Dan itu hanya buang-buang waktu saja, padahal masih banyak yang lebih penting yang harus dikerjakan. Namun entah kenapa, facebook seakan menyihir para penggunanya. Siapa sih sekarang yang tidak tahu Facebook?

       Belakangan ini, di masyarakat banyak kasus yang terjadi akibat Facebook. Contohnya saja, kasus anak-anak perempuan yang di culik, akibat berkenalan dengan orang asing di facebook. Ada pula yang melakukan penipuan melalui Facebook. Status Facebook yang mungkinkata-katanya tidak tepat saja, bias menjadi masalah. Jadi sebenarnya Facebook itu penting atu tidak ?
Contoh Karangan Argumentasi
PENGARUH NARKOBA TERHADAP PERKEMBANGAN GENERASI BANGSA

Dewasa ini narkoba menjadi masalah serius di belahan dunia manapun. Banyak kasus  narkoba yang susah diselesaikan. Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah zat yang jika dimasukkan dalam tubuh manusia, baik secara diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atu perasaan, dan perilaku seseorang. Menurut UU No. 22 Tahun 1997 tentang narkoba yaitu, zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis. Zat tersebut menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, menghilangkan rasa, mengurangi hingga menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Seperti namanya, narkoba terdiri atas tiga macam, yaitu :
1.      Narkotika. Yang termasuk narkotika, yaitu :
      Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgoniana, tanaman ganja, dan damar ganja.
      Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
2.      Psikotropika, antara lain:
      Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbitol, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide), dsb.
3.      Adiktif berbahaya lainnya, yaitu :
      Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh : lem/perekat, aceton, ether, dsb.
Adapun narkoba menurut efeknya dibagi menjadi tiga, yakni :
1.      Depresan, yaitu menekan sistem syaraf pust. Contohnya : opioda dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin, serta putaw.
2.      Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Contoh : Kafein, Kokain, Amphetamin, Shabu-shabu dan ekstasi.
3.      Halusinogen, mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Contoh : mescaline dari kaktus, psilocybin dari jamur-jamuran, LSD, dan ganja.
Saat ini, narkoba telah menjamur pada lingkungan remaja. Hal ini sungguh menjadi ancaman yang berbahaya bagi bangsa Indonesia. Sianipar (2004) mengatakan bahwa berdasarkan survey nasional penyalahgunaan narkoba yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap 13.710 responden yang terdiri dari pelajar SLTP, SLTA dan mahasiswa diperoleh data bahwa dalam setahun terakhir terdapat 3,9% responden yang menyalahgunakan narkoba. Terdapat banyak motivasi dan penyebab orang mengonsumsi narko antara lain:
1.      Untuk merasakan kesenangan, menimbulkan percaya diri, merasakan kepuasan dan relaksasi.
2.      Untuk merasa lebih baik, menghilangkan stress dan depresi.
3.      Meningkatkan kinerja tubuh
4.      Rasa ingin tahu.
5.      Gengsi kepada teman
6.      Lari dari masalah.
Namun pada hakikatnya, bila narkoba digunakan terus-menerus maka akan mengakibatkan ketergantungan. Hal ini akan mengakibatkan gangguan fisik, seperti : gangguan pada system syaraf, gangguan pada jantung dan pembuluh darah, gangguan pada kulit, gangguan pada paru-paru, sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur, penurunan fungsi hormon reproduksi dan gangguan fungsi seksual, perubahan periode dan ketidakteraturan menstruasi, amenorhoe (tidak haid), hepatitis B dan C, HIV, dan terakhir kematian. Adapun gangguan psikis, seperti : lamban kerja, ceroboh, tegang dan gelisah, pesimis, apatis, pengkhayal, penuh curiga, menjadi berutal/ganas, sullit konsentrasi, perasaan kesal dan tertekan, dan sering menyakiti diri sendiri. Selain itu ada pula dampak sosial, seperti : gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan, menjadi beban keluarga, dan masa depan menjadi suram.
Sulit bagi seseorang untuk melepaskan diri dari ketergantungan akan narkoba. Hal itu harus dimulai dari kesadaran si pemakai dan kemauan yang kuat, serta didukung dari orang yang ada disekitarnya.
Sedangkan untuk menghindari narkoba kita disarankan untuk lebih mendekati diri kepada Tuhan dan menyadari akibat yang akan diterima jika memakai narkoba.
Dari uraian diatas, penyalahgunaan narkoba sanyat berbahaya bagi fisik, psikis, maupun hubungan sosial kita. Sebagai remaja kita harus menjauhkan diri dari narkoba demi kebaikan kita dan negara kita tercinta, karena masa depan bangsa kita ada dipundak kita.

contoh karangan persuasif
Sekolah Adiwiyata

Sekarang semakin terasa panasnya udara di bumi ini. Dampak global warming sangat terasa bagi kita, alam pun kadang juga tidak bersahabat kepada kita. Apakah anda merasa nyaman bila saat sedang belajar di sekolah udara sangat panas ? tidaklah pastinya, dan anda tidak bisa berkonsentrasi terhadap pelajaran yang diberikan. Sekolah adiwiyata merupakan salah satu solusi dari pemerintah bagaimana mencegah dampak global warming. 
Bagaimana bisa ? iya tentu bisa, karena di dalam sekolah adiwiyata siswa di ajarkan bagaimana menghargai dan menjaga lingkungan agar tetap asri dan indah serta nyaman untuk pembelajaran para siswa. Tentunya lama-kelamaan siswa akan terbiasa dengan hal itu, dan akan menerapkannya juga pada lingkungan dimana ia berada. Dapatkah anda membayangkan bagaimana jika sebuah sekolah adiwiyata mempunyai 600 murid dan semua murid itu menerapkan ajaran yang diberikan dari sekolah tentang cara menghargai dan menjaga lingkungan agar tetap asri dan tetap hijau, berapa banyak kah lingkungan yang terselamatkan dari dampak global warming ?  banyak sekali tentunya. 
Jika semua sekolah di Indonesia adalah sekolah adiwiyata atau sekolah yang berstandar lingkungan, alangkah hijau dan asrinya negeri ini, terhindar dari dampak global warming. Namun di Indonesia sekarang tidaklah banyak sekolah yang berstandar lingkungan(Adiwiyata). Ayo jadikanlah sekolahmu menjadi sekolah yang berstandar lingkungan , agar belajarmu menjadi nyaman dan tidak terganggu oleh dampak global warming !
Contoh karangan Persuasi
Sehat Karna Air Putih
Buah hati kami, Ananda Dany Rifky Firdaus (2,5 tahun), bisa dipanggil rifky. Ia lahir melalui proses cesar. Sejak usia dua minggu, ia sering sakit-sakitan. Bilirubinnya tinggi, mencapai 24,0, sehingga harus dirawat inap dirumah sakit. Untuk mengisi kekurangan cairan tubuhnya, selama diopname itu, ia mesti minum susu formula.” Saya sendiri hanya mampu memberi ASI sampai usianya 5 bulan. Setelah satu minggu dirumah sakit dan satu bulan berobat jalan, bilirubinnya normal kembali hingga 0,1,” kata ibunya.
Di usia 9 bulan ia sakit lagi. Dokter mendiaknosis ia terkena infeksi saluran kencing. Berulang-ulang ia harus menjalani tes urin. Untunglah dua bulan kemudian hasil tes itu negatif , yang berarti kondisinya membaik.
Ketika usia enam belas bulan ia kembali terkena infeksi saluran kencing, setiap kali hasil tes urin positif, ia harus minum obat antibiotika, hingga lima kali tes urin. Pada tes ke-6, syukurlah hasilnya sudah negatif. Saat tiga bulan kemudian ia dites ulang hasilnya benar-benar negatif.
Selain itu, Rifky juga pernah diopname selama satu minggu,karena pneumonia. Panas badannya meninggkat dan daya tahan tubuhnya pun melemah. Menurut dokter ia kemungkinan tertular virus itu deirumah sakit.
“Jangan pernah membawa anak kerumah sakit, kecuali dalam keadaan sakit, karena disana terdapat berjuta-juta virus dan kuman,” begitu pesan dokter. Pesan itu selalu saya ingat, tapi tentu sulit menghindari Rifky dari rumah sakit karena ia juga bolak-balik sakit.
Walaupun sering sakit, tubuh Rifky tetap gemuk dan perkembangannya normal.”Kami tentu tak ingin ia terus-menerus berurusan dengan obat, apalagi antibiotika. Karena itu kami berusaha keras menjaga kesehatannya, salah satunya dengan memberinya banyak minuman air putih dalam kemasan,” kata ibunya.
“Sudah hampir satu tahun ia terbiasa minum air putih. Sekali minum ia bisa menghabiskan sebotol air berukuran 600 mililiter. Kalau malam-malam ia terbangun dari tidur, yang dimintai juga air putih. Sejak doyan minum air putih, ia jarang sekali sakit. Mungkin air itu telah mencuci racun tubuhnya. Ia sekarang makin aktif dan suka berenang. Kami berharap ia selalu tumbuh sehat,” kata ibunya lagi.
(Widya Shinta W.S,31 tahun, ibu rumah tangga, ibu satu anak , tinggal di Tangkerang)
contoh Karangan Eksposisi
MANFAAT KEGIATAN EKSTRAKURIKULER 

Kegiatan Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantupengembangan peserta didik sesuai dengankebutuhan,potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatanyang secara khususdiselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah. Biasanya kegiatan ekstrakurikuler diadakan setelahkegiatan belajar mengajar di sekolah selesai ataupun di hari-hari libur. 
Visi kegiatanekstra kurikuler adalah berkembangnya potensi, bakat dan minat secara optimal, sertatumbuhnya kemandirian dankebahagiaan peserta didik yang berguna untuk diri sendiri,keluarga danmasyarakat. 
Menyediakan sejumlah kegiatan yang dapatdipilih oleh peserta didik sesuai dengankebutuhan, ptensi, bakat, dan minatmereka.Menyelenggarakan kegiatan yang memberikan kesempatan peserta didik mengespresikandiri secara bebas melalui kegiatan mandiri dan atau kelompok.Jenis-jenis kegiatan Ekstrakurikuler ada banyak sekali diantaranya:
a.Krida, meliputi Kepramukaan, LatihanDasar Kepemimpinan Siswa (LDKS),PalangMerah Remaja (PMR), PasukanPengibar BenderaPusaka(PASKIBRAKA). 
b.Karya Ilmiah, meliputiKegiatan Ilmiah Remaja (KIR), kegiatanpenguasaankeilmuan dan kemampuan akademik, penelitian.
c.Latihan/lomba keberbakatan/prestasi, meliputi pengembangan bakat olah raga, senidan budaya, cinta alam, jurnaistik, teater, keagamaan.
d.Seminar, lokakarya, dan pameran/bazar, dengan substansi antara lain karir, pendidikan, kesehatan, perlindungan HAM, keagamaan, senibudaya.
Manfaat kegiatan Ekstrakurikuler itu banyak sekali. kita bisa mendapatkan anekailmu yang bermanfaat. Dalam setiap kegiatan ekstra kurikuler yang dipilih tentu ada dasar-dasar ilmunya. Sebut saja Fisika, matematika atau bahasa inggris dimana parasiswa dapat mempelajari tata bahasanya secara baik dan benar. 
Bilakegiatan Ekstrakurikuler berada dibawah bimbingan guru yang tepat, kegiatan ekstra kurikuler  bisa menjadi wadah yangtepat bagi para siswa dalam mengembangkan bakat dan kemampuannya, sebagai contoh membentuk band sekolah, dengan demikian bakatmereka tidak terpendam. 
Melalui ekskul para siswa bisa memupuk jiwa sportif dalamanekaperlombaan (misal: bola basket atau futsal)-baik yangdigelar secara internaldisekolah maupun eksternal dengan sekolah lain. Ekstra kurikuler juga bisa mengajarkananak akan arti organisasi, walaupun dalam skala yang kecil. Disana anak bisa belajar menjadi pemimpin, pengurus, atau bahkan belajar mengemas suatu acara yang menarik dalam sebuah pameran ekskul. Dan banyak lagi hal positif yang dapat diperoleh siswadengan mengikuti kegiatan ekstra kurikuler.Agar kita dapat mengembangkan minat dan bakat kita dalamEkstrakurikuler, kitadapat memilihnya sesuai dengan kemampuan kita agar dapat mengasah kemampuan kita.lalu setelah memilih tentukan target atau titik acuan yang membuat kita termotivasi danantusias untuk mengikuti Ekstrakurikuler tersebut. Jalani Ekstrakurikuler tersebut danterima konsekuensinya dengan hati ikhlas karena ini pilihan kita sehingga kita dapat belajar bertanggung jawab. Jangan lupa pintar-pintar mengatur waktu antara kegiatanakademis dan kegiatan Ekstrakurikuler yang kita jalan

Ditulis Oleh : bocah nglesa Hari: 4/18/2013 Kategori:

1 komentar:

Lukas Arya said...

Makasih...gan..ada tugas Bindo cari wacana...

 

Total Pageviews